Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Geopolitik Memanas: Serangan Drone Ukraina Dongkrak Harga Minyak
Saturday, 27 September 2025 03:49 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik pada hari Jumat karena serangan pesawat nirawak Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia memangkas ekspor bahan bakar negara tersebut.

Harga minyak berjangka Brent ditutup pada $70,13 per barel, naik 71 sen, atau 1,02%. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup pada $65,72 per barel, naik 74 sen, atau 1,14%.

Kedua harga acuan minyak tersebut diperkirakan akan mencatat kenaikan terbesar sejak pertengahan Juni. "Pasar terus berfokus pada situasi antara Rusia dan Ukraina," kata John Kilduff, mitra di Again Capital. "Serangan pesawat nirawak oleh Ukraina ini mulai meningkat."

Rusia akan memberlakukan larangan sebagian ekspor solar hingga akhir tahun dan memperpanjang larangan ekspor bensin yang sudah ada, kata Wakil Perdana Menteri Alexander Novak pada hari Kamis. Penurunan kapasitas penyulingan telah menyebabkan beberapa wilayah Rusia menghadapi kekurangan bahan bakar jenis tertentu. Selain serangan pesawat nirawak, Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates, mengatakan tindakan pemerintah AS juga bersifat suportif.

"Presiden Trump terus menekan sekutu AS untuk mengurangi impor Rusia," kata Lipow. "Kita mungkin akan melihat India dan Turki mengurangi sebagian impor Rusia mereka." Peringatan NATO tentang respons terhadap pelanggaran lebih lanjut di wilayah udara negara-negara anggota telah meningkatkan ketegangan akibat perang di Ukraina dan meningkatkan prospek sanksi tambahan terhadap industri minyak Rusia, kata analis ANZ, Daniel Hynes.

Di sisi pasokan, ekspor minyak mentah dijadwalkan untuk dilanjutkan pada hari Sabtu dari wilayah semi-otonom Kurdistan di Irak, kata kantor berita negara tersebut, mengutip perusahaan pemasaran negara SOMO, yang akan mengangkut minyak melalui pipa ke pelabuhan Ceyhan di Turki.

"Pasar akan mengamati produksi Kurdi untuk melihat apa yang akan menambah pasokan," kata Lipow. Di sisi permintaan, produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan 3,8% yang direvisi naik pada kuartal terakhir, menurut Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan dalam estimasi terbarunya pada hari Kamis.

"Jika pasokan Rusia ke Tiongkok dan India berubah, mereka akan mencari pasokan," kata Kilduff dari Again Capital. "Data ekonomi AS baik-baik saja. Dan dengan The Fed yang melonggarkan suku bunga, hal itu akan berkontribusi pada permintaan."

Namun, data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dapat membuat Federal Reserve AS lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga setelah pemangkasan sebesar 25 basis poin minggu lalu, yang pertama sejak Desember.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS